Pengendali game, papan klaper film, dan kamera mirrorless dengan pemandangan kota malam: kisah Sony 1990 sampai sekarang

Sejarah Sony 1990 sampai Sekarang: PlayStation, Spider-Man, Sony Indonesia, dan Kabar TV Sony dengan TCL

Sony hampir tidak jadi membuat PlayStation. Kerja sama dengan Nintendo batal, banyak orang di perusahaan menganggap game itu mainan, dan satu kalimat Ohga di rapat 1992 mengubah semuanya. Dari situ lahir salah satu bisnis terbesar Sony.

Ini bagian ketiga. Bagian pertama bercerita tentang 1945–1960, bagian kedua tentang 1960–1989. Di sini ada PlayStation, kisah laba-laba, dan Sony di Indonesia.

Peta waktu bagian ketiga

TahunYang terjadi
1990–1994Kerja sama dengan Nintendo batal; PlayStation dijual 3 Desember 1994
1995PT Sony Indonesia berdiri
1996–2000Cyber-shot, VAIO, FeliCa, AIBO, PlayStation 2
1999–2002Hak film Spider-Man; film pertamanya tayang Mei 2002
2001–2006Sony Ericsson, Blu-ray, PSP, BRAVIA, kamera Alpha
2008–2013Sensor CMOS, PlayStation resmi dijual di Indonesia (2009), Xperia Z, PlayStation 4
2018–2021aibo baru, PlayStation 5, Sony Group Corporation
2026Kabar usaha patungan TV dengan TCL

1990–1992: Proyek yang dibatalkan dan satu kata dari Ohga

Awal 1990 Sony dan Nintendo sepakat mengembangkan bersama konsol Super NES berbasis CD-ROM. Nama sementaranya sudah PlayStation. Kerja sama itu batal. Insinyur Ken Kutaragi, pemimpin proyeknya, yakin Sony harus meneruskan sendiri, padahal banyak orang di perusahaan ingin angkat kaki dari bisnis game.

Dalam rapat manajemen 1992 Kutaragi mengaku timnya diam-diam mengembangkan sistem grafis tiga dimensi sendiri yang akan melampaui Super NES. Ohga menjawab dengan menggebrak meja dan berseru dalam bahasa Inggris: “Do it!”

1993–1994: Dinosaurus yang bikin ruangan terdiam

Nama PlayStation dipilih sebagai lawan kata workstation: komputer untuk bekerja versus komputer untuk bermain. Hambatan terbesarnya, Sony tidak punya satu pun judul game. Kutaragi dan Shigeo Maruyama dari divisi musik berkeliling menemui pengembang game, dan sambutannya dingin, bahkan banyak yang tak percaya.

Semua berubah pada 27–28 Oktober 1993. Sony mengumumkan perusahaan baru, Sony Computer Entertainment (SCE), dan keesokan harinya memperlihatkan prototipe kepada pengembang: bola dan kubus tiga dimensi berbayang, lalu seekor T. rex yang berjalan, mengaum, dan menatap penonton. Ruangan terdiam. Hari berikutnya telepon dari pengembang membanjir. SCE resmi berdiri 16 November 1993.

PlayStation dijual di Jepang pada 3 Desember 1994 seharga 39.800 yen. Seratus ribu unit pertama habis seketika, satu juta unit dalam setengah tahun, sepuluh juta pada akhir November 1996. Kuncinya bukan cuma grafis. Memakai CD-ROM berarti game bisa diproduksi dalam paling lama enam hari, secepat CD musik, sementara kartrid butuh berbulan-bulan. Sony juga memotong jalur distribusi sehingga pengembang menjual langsung ke toko. Bentuk tombol di controllernya, segitiga, lingkaran, silang, dan kotak, dipilih desainer Teiyu Goto karena “bentuk sederhana yang gampang jadi ikon”.

Di sisi lain, studio film yang dibeli pada 1989 sempat merepotkan. Tiga tahun beruntun sampai 1993 film-filmnya memimpin box office Amerika Utara, tetapi kemudian merosot. Pada tahun fiskal 1994 Sony mencatat penghapusan nilai 265,2 miliar yen untuk divisi film.

1995: PT Sony Indonesia berdiri

Di Jakarta, 1 September 1995 berdiri PT Sony Indonesia. Menurut profil resminya, tugasnya menjual dan memasarkan produk Sony ke seluruh Indonesia atas wewenang Sony Corporation. Kantornya di Wisma GKBI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Cara berjualannya lewat Sony Center dan dealer resmi, ditambah pusat servis resmi dan titik pick-up di berbagai kota. Menurut materi promosi Sony Center, toko Sony Center pertama dibuka di Grand Indonesia pada 2006. Pada Juli 2024 daftar yang disebut dalam materi serupa memuat tujuh Sony Center yang dikelola PT Dossindo: Pondok Indah, Medan, Lippo Mall Puri, Grand Indonesia, Bali, Gandaria City, dan Kasablanka, dengan Pondok Indah Mall 2 sebagai yang terbaru. Dari daftar itu kami tidak menemukan Sony Center di Manado. Kalau Anda mencari produk Sony di sini, cek dealer resmi lewat pencari toko di situs Sony Indonesia.

Catatan: kami tidak menemukan sumber resmi tentang bagaimana produk Sony beredar di Indonesia sebelum 1995, jadi bagian itu sengaja kami kosongkan daripada menebak.

1996–2000: Sony melebar ke mana-mana

  • 1996: kamera digital Cyber-shot DSC-F1, komputer VAIO, dan layanan internet So-net. Sony masuk ke komputer pribadi dan layanan internet, bukan hanya perangkat hiburan.
  • 1997: teknologi kartu nirsentuh FeliCa buatan Sony dipakai pertama kali di sistem Octopus Hong Kong. Teknologi Sony ikut bekerja di sistem transportasi kota, bukan hanya di barang yang dijual di toko.
  • 1997: controller DualShock dengan dua analog stick dan getaran, serta game balap Gran Turismo yang menurut Sony mengubah standar genre balap. Bermain game jadi terasa lebih hidup di tangan.
  • 1999: AIBO, “robot hiburan” berbentuk anjing. Sony bahkan membuat robot peliharaan.
  • 2000: kamera sinema digital CineAlta (HDCAM), alat yang dipakai untuk membuat film, bukan sekadar menontonnya. Di tahun yang sama hadir PlayStation 2, yang menurut Sony Interactive Entertainment menjadi konsol terlaris dan dikenal karena bisa memutar DVD. Satu mesin untuk game sekaligus film.

Kenapa laba-laba, dan kenapa Sony yang memegang hak film Spider-Man?

Ada dua pertanyaan di sini, dan masing-masing punya ceritanya sendiri.

Kenapa laba-laba? Spider-Man diciptakan penulis-editor Stan Lee bersama seniman Steve Ditko. Jack Kirby sempat membuat halaman contoh, tetapi Lee menilainya terlalu heroik. Tokoh ini pertama muncul di majalah Amazing Fantasy nomor 15 yang bersampul Agustus 1962. Menurut Wikipedia, dalam otobiografinya Lee menyebut tokoh pulp lama bernama “The Spider” sebagai pengaruh besar, termasuk “indra keenam”-nya yang mengilhami spider-sense. Lee juga sering bercerita bahwa ia terinspirasi melihat laba-laba memanjat dinding, tetapi ia mengaku sudah begitu sering menceritakannya sampai tak yakin cerita itu benar. Nama “Spider-Man” dipilih, bukan “Spider-Boy”, supaya tokohnya bisa tumbuh dewasa bersama serialnya. Penerbitnya, Martin Goodman, awalnya menganggap idenya buruk. Majalah itu hendak dibatalkan, jadi Lee diberi kesempatan mencoba, dan penjualannya ternyata termasuk yang tertinggi dari Marvel muda.

Kenapa Sony? Menurut Wikipedia, pada 1999 Columbia, anak perusahaan Sony Pictures, memperoleh hak film Spider-Man dari Marvel. Hasilnya film Spider-Man karya Sam Raimi pada Mei 2002, disusul 2004 dan 2007, lalu The Amazing Spider-Man (2012 dan 2014). Pada Februari 2015 Sony dan Disney, induk Marvel Studios, sepakat membawa Spider-Man ke semesta Marvel, dan Homecoming dirilis Juli 2017. Film animasi Into the Spider-Verse (Desember 2018) memenangkan Oscar, dan No Way Home (Desember 2021) menjadi film terlaris 2021 dengan sekitar 1,9 miliar dolar. Pada 2019 Sony dan Disney sempat berselisih sebelum kesepakatan baru September 2019. Itulah contoh nyata “dua roda” Ohga: perusahaan yang membuat perangkat sekaligus memegang konten.

2001–2006: Ponsel Sony Ericsson, Blu-ray, PSP, BRAVIA, dan kamera Alpha

  • 2001: Sony Ericsson Mobile Communications berdiri, perusahaan ponsel bersama Sony dan Ericsson. Di tahun yang sama berdiri Sony Bank, jadi Sony masuk ke perbankan.
  • 2003: perekam BDZ-S77, yang menurut Sony perekam Blu-ray pertama di dunia. Blu-ray adalah format cakram untuk film beresolusi tinggi.
  • 2004: PSP, konsol genggam pertama Sony, supaya game berkualitas konsol bisa dibawa jalan. Tahun itu juga berdiri Sony Financial Holdings, induk bisnis keuangan Sony.
  • 2005: merek TV BRAVIA. Nama inilah yang masih dipakai TV Sony sampai sekarang, termasuk di kabar usaha patungan dengan TCL pada akhir tulisan ini.
  • 2006: kamera SLR digital α (Alpha). Menurut pemberitaan dan Wikipedia, Konica Minolta mengumumkan Januari 2006 keluar dari bisnis kamera, dan Sony mengambil alih lini kamera SLR-nya, termasuk dudukan lensanya. Sony meneruskan pengembangan kamera yang cocok dengan lensa Minolta, yang kemudian disebut sistem α.

2008–2013: Sensor kamera, ponsel Xperia, dan PlayStation 4

  • 2008–2009: Sony mengumumkan sensor gambar CMOS tersinari belakang, dan Handycam pertama dengan sensor itu meluncur pada 2009. Sensor adalah “mata” kamera, jadi ini pembaruan di komponen terpentingnya.
  • 2011: Sony ikut membeli EMI Music Publishing bersama pihak lain (milik penuh Sony sejak 2018), sehingga makin masuk ke penerbitan musik. Pada Desember hadir PlayStation Vita, konsol genggam berikutnya.
  • 2012: Sony Ericsson menjadi milik penuh Sony dan berganti nama menjadi Sony Mobile Communications, bersama ponsel Xperia Z yang tipis dengan layar besar. Sejak itu urusan ponsel sepenuhnya di tangan Sony.
  • 2013: PlayStation 4, dan Sony Olympus Medical Solutions, usaha bersama Sony dan Olympus di bidang peralatan medis.

Di Indonesia, 1 Oktober 2009 PlayStation resmi mulai dijual. Menurut siaran pers Sony Computer Entertainment Asia, Indonesia adalah pasar ke-7 mereka. Produk yang tersedia: PS3 dengan hard disk 120 GB (harga eceran Rp4.499.000), PSP (Rp2.599.000, tujuh pilihan warna), dan PSP go (Rp3.599.000), semuanya sudah termasuk pajak.

2016–2021: Robot, mobil prototipe, dan nama baru

  • 2016: rumah perawatan lansia SONARE dibuka di Tokyo, bukti Sony juga masuk ke layanan perawatan.
  • 2018: robot anjing aibo versi baru, ERS-1000, dan EMI Music Publishing menjadi milik penuh Sony.
  • 2020: prototipe mobil VISION-S diperlihatkan, Sony Financial Holdings menjadi milik penuh, dan PlayStation 5 meluncur dengan waktu muat kilat dan gambar 4K.
  • 1 April 2021: induk perusahaan berganti nama menjadi Sony Group Corporation. Nama Sony Corporation tetap dipakai oleh perusahaan elektronik, bagian yang menjadi asal-usul Sony. Sejak itu Sony yang membuat TV dan kamera hanyalah salah satu bagian dari grup.

Di Indonesia, 6 Januari 2021 Sony Music Entertainment Indonesia meluncurkan Megah Music, label khusus dangdut. Menurut siaran persnya, itu label pertama dari perusahaan musik global yang berfokus pada genre tersebut di Indonesia. Label itu juga akan merilis ulang secara digital dangdut yang dulu dirilis Sony Music Indonesia dalam bentuk fisik pada 1990-an dan awal 2000-an. Rilis pertamanya lagu “Garam Rasanya Gula” oleh Nabilla Gomes.

Sony hari ini

Menurut situs resmi Sony, grup Sony terbagi menjadi Game & Network Services, Music, Pictures, Entertainment, Technology & Services (TV, audio, kamera), Imaging & Sensing Solutions (sensor gambar), dan Sony Financial Group. Per 30 Juni 2026, menurut Sony Interactive Entertainment, PS5 terjual lebih dari 95 juta unit ke saluran distribusi dan PlayStation punya 125 juta pengguna aktif bulanan.

2026: Kabar TV Sony ke usaha patungan dengan TCL

Menurut pemberitaan media teknologi, pada 20 Januari 2026 Sony dan TCL menandatangani nota kesepahaman, lalu pada 31 Maret 2026 perjanjian definitif untuk mendirikan perusahaan patungan BRAVIA Inc., dengan TCL memegang 51% dan Sony 49%. Rencananya perusahaan itu beroperasi April 2027 menunggu persetujuan regulator, mencakup bisnis hiburan rumah Sony (TV dan audio rumah), dan produknya diperkirakan tetap bermerek Sony dan BRAVIA. Cerita TCL ada di seri Kisah Merek kami yang akan terbit.

Kalau Anda mencari Sony

Saat ini katalog online kami belum memuat produk Sony yang tayang. Kalau Anda mencari Sony, tanyakan ketersediaannya lewat WhatsApp swissbaru.com karena stok bisa berubah, atau lihat pilihan kami di toko TV LED, toko AC, toko kulkas, dan toko mesin cuci.

Tanya produk Sony lewat WhatsAppCOD gratis dalam kota Manado, bayar saat barang sampai.

Datang langsung ke toko

Swiss 45

Jl. Walanda Maramis No.35, Manado
(sesudah presiden sebelum jalan roda pas di bok jalan)
Google Maps: https://g.page/swissbaru
WA Toko Swiss 45: https://wa.me/6282346957090
Buka: Senin-Sabtu, 09.00-18.30 WITA

Swiss Kairagi

Jl. A.A. Maramis No.78, Manado
(kalau dari pusat kota, sebelah kiri sebelum pomben poli/lippo plaza)
Google Maps: https://goo.gl/maps/CS2aqp65wVY2Mswo8
WA Toko Swiss Kairagi: https://wa.me/6281251191189
Buka: Senin-Sabtu, 09.00-19.00 WITA

Order Sekarang? Klik No WA dibawah. Dalam kota Manado Free Ongkir ne kak.
WA swissbaru.com: 085342848866

Sumber yang kami baca

Diperiksa Oktober 2026. Tahun dan angka dapat berbeda antar sumber; bila berbeda, kami menyebutkannya di teks.

Keranjang Belanja